Saturday, 18 October 2008
Doa Rafly (ACEH), My Inspiration
Apapun karunia-Mu untukku di dunia
Hibahkan pada-Mu sungguh-sungguh
Dan apapun karunia-Mu untukku di akhirat
Persembahkan pada sahabat-sahabat-Mu
Oh..bagiku cukuplah Engkau
Bila sujudku pada-Mu karena takut neraka
Bakar aku dengan apinya
Bila sujudku pada-Mu karena damba surga-Mu
Tutup untukku surga itu
Namun bila sujudku demi Kau semata
Jangan palingkan wajah-Mu
Aku rindu menatap keindahan-Mu
Subhanallah...
Doa dari seorang Rafly,
Hamba Allah yang teramat sangat mencintai-Nya dan mendamba bertemu dengan-Nya
Ketulusannya mencintai Sang Khalik
Begitu mempesona jiwa-jiwa yang merindukan-Nya
Manusia diciptakan tidak lain adalah untuk bersujud dan beribadah kepada-Nya
Kepada Allah SWT yang telah menciptakan jagad raya dan seisinya
Dengan segala kehendak dan kuasa-Nya Dia jadikan sesuatu
Begitu sempurna tiada cela
Tiada kesulitan sedikitpun bagi-Nya untuk mengadakan sesuatu
Allah berikan kasih sayang-Nya,
Allah turunkan rahmat-Nya kepada sekalian umat manusia
Allah tak pernah tidur, Dia selalu menjaga umat-Nya
Allah selalu memberikan yang terbaik bagi kita
Meski terkadang menurut kita tidaklah baik apa yang Allah berikan kepada kita
Padahal Allah Maha Mengetahui
Allah tak henti-hentinya melimpahkan karunia-Nya kepada kita
Nikmat sehat, rizki yang mencukupi dan kedudukan yang terhormat
Meski tak secara langsung Allah berikan semua itu
Karena Allah tahu apa yang kita dibutuhkan
Allah tidak ingin menjadikan kita lemah dengan pemberian-Nya
Allah ingin hamba-Nya menjadi kuat dan tegar, tangguh...
Meski badai menghadang dan memporak-porandakan kehidupan kita
Allah ingin kita tetap bisa berdiri
Dengan tumpuan yang kuat, pondasi yang kokoh dan pandangan yang luas
Sehingga kita mampu mengambil kebaikan dari setiap pemberian-Nya
Maka Allah Maha Tahu
Allah berikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan
Maka nikmat yang mana lagi yang kita ingkari???
Berbahagialah kita sebagai manusia
Sebagai hamba Allah
Raihlah cinta-Nya
Gapailah ridho-Nya
Kita hidup demi ridho Allah
Bila perjalanan panjang menuju kehidupan abadi selalu dalam naungan cinta dan ridho-Nya
Maka apa lagi yang kita resahkan???
Cukuplah Allah sebagai pelindung kita
Cukuplah Allah yang menjadi tujuan kita
Cukuplah Allah sebagai penolong kita
Kami sayang kepada-Mu Ya Allah...
Kami rindu kepada-Mu Ya Allah...
Lebaranku Indah...
Sungguh luar biasa rahmat yang Allah berikan kepada kami.Allah memberikan segala kemudahan dan kelancaran selama perjalanan kami. Tak pernah terbayangkan sebelumnya olehku. Mudik beramai-ramai, naik pesawat pula.
Subhanallah...
Tiga minggu kami merasakan kebersamaan ini. Banyak cerita yang tertulis di dalam kertas hati kami. Cerita-cerita seru dan teramat menyenangkan yang tak mungkin terlupakan. Canda tawa bahkan tangis haru mewarnai kebersamaan kami. Kerinduan yang teramat mendalam kini terobati sudah. Ini adalah kali kedua kami merayakan idul fitri dengan anggota keluarga yang lengkap.
Lebaran ini aku mendapatkan dan melakukan hal-hal yang baru yang belum pernah kami alami sebelumnya. Perjalananku yang cukup panjang dimulai dari Semarang, Jogja, Surabaya, Banjarmasin hingga akhirnya sampai di Palangkaraya. Petualangan belum berakhir sampai disitu, tiba saatnya kami kembali ke pulau Jawa maka mulailah kami meninggalkan Palangkaraya menuju Jakarta, Kebumen dan kembalilah lagi ke Semarang.
Keberangkatan kami kembali ke pulau jawa pun diwarnai dengan tangis haru antara ibu dan putra-putrinya. Sungguh aku sangat terharu... Masih terbayang di benakku wajah ibu, ayah, kakak dan adik-adikku tercinta. Ingin sekali rasanya aku kembali kesana, mengulang kembali masa-masa indah bersama keluarga besarku tercinta.Doaku slalu untuk mereka, my lovely family
Saturday, 20 September 2008
TA...oh TA...
Aku tidak tahu lagi harus bagaimana
Aku tidak tahu harus bertanya pada siapa
Karena belum kutemukan siapakah ia yang mampu menjawab pertanyaanku
Aku ingin berteriak
Sekeras-kerasnya....
Sekencang-kencangnya...
Biar semua orang tahu...
Biar mereka mau membantuku...dan
Biar segera kutemukan jawabnya
Ahh...
Sungguh TA membuat kepalaku benar-benar pusing
Sudah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan
Aku jungkir balik untuk mengerjakannya
Kamarku bahkan tak pernah terurus dan tertata rapi bahkan walau hanya sekejap
Aku abaikan kebutuhan pribadiku...
Salah satu kegemaran ku untuk makan pun bahkan terlupakan
Pikiranku hanya tertuju pada TA dan TA
Tapi ...
aku tak pernah lupa pada Tuhan
Aku tak boleh lupa pada-Nya
Aku yakin Dia selalu bersama-ku
Dia lah penyemangatku
Dia lah tujuan hidupku
Semoga Allah mempermudah segala urusanku
Friday, 19 September 2008
mudik asyik...
Senangnya…
Minggu depan Insya Allah aku, dua orang adikku dan dua kakak laki-lakiku
Bakal mudik….
Pulang Kampuang….
Rasanya sudah tak sabar menanti datangnya saat-saat bahagia
Beraya bersama keluarga besar ku tercinta
Di Kalimantan tentunya
Semoga kepulanganku ini
bisa me-refresh pikiranku
Supaya bisa lebih semangat nggarap Tugas Akhir nya
Kalimantan...
Aku akan datang menemuimu
Nantikan kedatangan kami
alergi apa ya???
keluar di malam hari menjadi hal yang cukup ku hindari
Gimana enggak,
Setiap aku keluar di malam hari, entah berburu makanan, jalan- atau sekedar nongkrong di balkon kos-kosan
Kaki dan tanganku serta sebagian badanku langsung bereaksi
Bentol-bentol merah, besar-besar dan teramat gatal
Terang saja aku tak kuasa untuk tidak menggaruknya
Apalagi selama bulan ramadhan ini
Shalat tarawihku jadi terganggu gara-gara gatelen
Yach, mungkin saja aku sedang diuji kekhusyukan sholatku
Tapi...kayaknya sih gak lolos ujian
Abiz gak tahan sih, he.he...
Kata dokter di puskesmas, mungkin alergi kena angin malam
Kalo kata adik kostku
Mungkin aku alergi mandi sore, ha.ha.ha...
Ada-ada saja
Memangnya aku golongan GAM alias Genk Anti Mandi...
Tapi ya sudahlah,
Lama-lama aku menikmatinya
Keluar malam???
Siapa takut???
Thursday, 7 August 2008
Piknik Math ‘04
Kumpul pagi-pagi jam 05.30 di GSG (Gedung Serba Guna), aku pun bangun gasik agar bisa datang tepat waktu. Jam 05.30 tet aku sampai di GSG. Dugaanku sangat tepat, belum ada satu orang pun teman-teman yang sudah datang. Ya sudahlah… aku pun sedikit melakukan gerak pemanasan sambil menanti kedatangan mereka, teman-temanku tercinta. Sebenarnya badanku rasanya gak karuan, sudah tiga hari ini aku sering muntah-muntah dan tadi malam ternyata tamu ku datang, jadilah badanku seperti kejatuhan batu-batu besar, remuk redam…Ah, tapi itu tidak melunturkan semangat piknik ku bersama teman-teman.
Jam 06.30 bis kami berangkat dari GSG, bis Sumber Alam sit 35 dengan bapak supir dan mas kondektur yang baik hati mengantarkan kami ber-36 menuju pantai BKK n malioboro. Aku senang sekali bisa makan bareng , bercanda tawa bersama teman-teman. Berhubung perjalanan cukup lama, maka kita adakan acara di dalam bis. Ada penobatan miss n mr. paling cerewet, cool, pinter, modis, de el el..Ada acara tuker kadonya juga lho. .aku dapat kipas….asyik…ini nih yang paling asyik, kita launching Wedding Trophy Math Reg 04. Jadi tropi ini akan diperebutkan secara bergilir oleh teman-teman yang menikah nantinya. Awalnya teman-teman gak percaya tropi ini bakalan bener-bener dibuat, eh ternyata emang bener jadi.he.he..
Tapi sayang games nya gak jadi, soalnya waktunya gak cukup n teman-teman udah keburu pengen nyebur aja ke pantai.hee..
Ugh, panasnya…sampai dipantai udah tengah hari men, matahari lagi senang-senangnya bertengger di atas kepala. Eh, tapi kok malah dingin…aneh ya. Baron n Kukup memang indah dan asyik buat dinikmati. Busyet…ada bule lokal lagi berjemur. Mas Fatkhur merem ya… he.he..
Di pantai kita asyik foto bareng dengan pose andalannya masing-masing n gayanya yang narsis abis.Ada juga yang dapet binatang laut, apa namanya ya…emmm…kerang kali. Nah pulangnya kita beli oleh-oleh. Ada yang beli tirai dari kulit kerang, ada yang beli pernak-pernik dari kerang, ada juga yang beli pakaian dalam.he..he..n yang pling penting hampir semuanya nyicipin peyek udang n peyek undur-undur,geli…hi..hi..
Jam empat sore tim jelajah matematik melanjutkan perjalanan menuju malioboro. Akhirnya jam 9 malam tim jelajah matematik bertolak menuju semarang, dan mimpi indah di rumah dan kost masing2, seharian kami sudah sangat merindukannya...
Wednesday, 16 July 2008
DoNor daRaH pertamaku, seru....
Hari ini (15/07) adalah donor darah pertama ku. Awalnya aku iseng aja menimbang berat badanku, ku pikir pasti sama sperti biasa hanya berkisar 41-42 kg. Ternyata kali ini tidak, berat badanku 45 kg. Entah betul atau tidak timbangannya. Aku pun mencoba memberanikan diri untuk mendonorkan darhku. Setelah diperiksa tensi dan Hb ku bagus, aku pun diizinkan untuk mendonorkan darahku. Aku sungguh kaget, antara senang dan takut. Selama bertahun-tahun aku tak memenuhi syarat untuk jadi pendonor, kali ini aku lolos seleksi…(kayak audisi aja, hee..), aku senang sekali. Tapi… aku takut sekali sama yang namanya jarum, aku takut disuntik atau diambil darahku. Saat tiba giliranku, maka gemetarlah seluruh badanku melihat jarum yang akan menusukku. Tangan kakiku pun berubah menjadi dingin…Untung aja sama teman-teman KSR, mereka memberiku support, meskipun banyak juga yang menakut-nakutiku. Ternyata tidak sakit ya…tapi tetap saja aku takut untuk memulainya. Padahal setelah dijalani gak kerasa apa-apa lho. Tau-tau udah selesai aja…
Alhamdulillah…akhirnya aku bisa donor. PKM tembalang dan anak-anak KSR tuh saksinya, sama mas nya juga yang ngambil darahku, he..he... Horeee…..

